Social Items

Showing posts with label Sepakbola. Show all posts
Showing posts with label Sepakbola. Show all posts
Jakarta Forum - Menpora Pastikan Pembangunan Sirkuit Moto GP Mandalika Sesuai Rencana.

Menpora Zainudin Amali didampingi Sesmenpora Gatot S Dewa Broto, Plt Deputi Peningkatan Prestasi Olahraga Yuni Poerwanti, Deputi Bidang Pembudayaan Olahraga Raden Isnanta, menerima Direktur Utama PT. Pengembangan Pariwisata Indonesia Persero/Indonesia Tourism Development Coorporation (ITDC), Abdulbar M Mansoer dan Ketua Umum IMI Pusat, Sadikin Aksa di ruang sidang lantai 10, Kemenpora, Selasa (5/11) sore. 

Pertemuan yang  berlangsung sekitar satu jam lebih tersebut dilakukan secara  tertutup. "Kami bersama ITDC dan IMI baru saja membahas pelaksana Moto GP yang akan digelar pada tahun 2021 di Mandalika, Nusa Tenggara Barat (NTB). Indonesia," ucap Menpora usai pertemuan. 


Dalam pertemuan tersebut, ia pun mengatakan pemerintah minta keyakinan dari ITDC dan IMI bahwa kegiatan ini bisa berjalan sesuai perencanaan. "Menurut mereka (ITDC) persiapan-persiapan sampai sekarang masih sesuai dengan perencanaan yang dijanjikan di awal. Karena ini menyangkut nama Indonesia sebagai tuan rumah, maka kita tidak mau main-main. Apabila tidak sanggup, segera bilang," kata Menpora.

Namun demikian, Menpora yakin bahwa sirkuit MotoGP di Mandalika akan  terlaksana sesuai rencana dan akhir tahun 2020 pembangunan sirkuit sudah selesai semua. "Saya yakin ini akan terlaksana dengan baik dan pada akhir 2020 semua sudah selesai, " ujarnya. 

Sementara itu, Abdulbar M Mansoer menjelaskan bahwa ITDC berhasil mendapatkan kontrak untuk moto gp pada 28 Januari 2019 untuk lima tahun. "Nanti dari tahun 2021 sampai 2025 akan ada balap kelas dunia dan yang utama adalah Moto GP. Peran kami di sini adalah membangun sirkuit yang menjadi pertama di dunia," ujarnya. 

Menurutnya, sirkuit Moto GP Mandalika, masih dalam pembangunan yang diawasi langsung oleh pihak Dorna Sports, CEO Carmelo Ezpeleta. "Kami sudah mulai membangun itu dari mulai penggalian lahan sampai track pada bulan September 2019. Pihak Dona sempat meninjau pembangunan sirkuit Mandalika pada akhir Oktober 2019 dan menyatakan puas. Ini akan menjadi sirkuit jalan raya pertama terindah di dunia,” kata Abdulbar. Rencananya   sirkuit memiliki panjang lintasan 4,31 km dengan 17 tikungan.

Menpora Pastikan Pembangunan Sirkuit Moto GP Mandalika Sesuai Rencana

Konsultan HRD
Jakarta - Copa America Argentina vs Kolombia

Gerardo Martino Lebih Khawatirkan Wasit, Ketimbang Absennya Beberapa Pemain Pilar Kolombia

Argentina akan menjalani laga perempatfinal Copa America dengan menantang Kolombia, pada Sabtu pagi WIB. Pada laga ini dikabarkan Kolombia tak bisa bermain full team dengan absennya beberapa pemain pilar mereka. Merupakan satu keuntungan bagi Argentina dengan situasi tersebut, namun bukan itu yang menjadi perhatian Gerardo Martino Pelatih Argentina, yang menjadi perhatiannya justru adalah Wasit sang pengadil.

Argentina akan menghadapi Kolombia di Estadio Sausalito, pada Sabtu 27/6/2015 esok pagi WIB demi memperebutkan tiket semifinal. Pada laga ini Argentina diuntungkan dengan absennya beberapa pemain Kolombia yang terkena laranganan bermain dan cedera.

Pemain yang terkena sanksi larangan bermain yakni gelandang Carlos Sanchez yang terkena larangan bermain setelah mengantongi dua kartu kuning pada laga sebelumnya, sedangkan gelandang Edwin Valencia absen karena cedera. Sedangkan Carlos Bacca juga absen setelah menerima kartu merah ketika Kolombia berhadapan dengan Brasil di fase group.

Absennya Valencia dan Sanchez diyakini akan berpengaruh besar pada tim besutan Jose Pakerman tersebut, sebab keduanya merupakan gelandang dengan daya jelajah yang ting dan biasa dimanfaatkan oleh Pakerman untuk duel dilini tengah dan untuk menghambat alur serangan lawan. 
Dengan absen dua gelandang tersebut maka hanya ada Alexander Mejia yang kini mempunyai tipe permainan serupa, akan tetapi pelatih Argentina Gerardo Martino tak terlalu memikirkan hal tersebut, justru wasit yang menjadi perhatiannya.

"Absennya dua gelandang sangatlah penting untuk Kolombia. Saya tidak tahu apakah mereka punya para pemain untuk menggantikan dua pemain tersebut dengan cara yang sama," kata sang pelatih Argentina tersebut.

"Sudah jelas bahwa salah satu dari dua yang akan masuk adalah Alexander Mejia. Tapi meski dengan perbedaan-perbedaan personel, pola mereka kurang lebih bakal familiar."

"Tapi kami tidak perlu mengkhawatirkan soal lawan. Kami malah khawatir dengan para wasit. Wasit-wasit terbaik ada di sini di Copa America, tapi kami perlu mereka bertindak dengan cara terbaik," tambah Martino.

Kekhawatiran Martino terhadap wasit ini tak lepas dari insiden pada laga Chile kontra Uruguay dimana pada laga tersebut dua pemain Uruguay di kartu merah oleh sang pengadil yakni Edinson Cavani dan Jorge Fucile.

Kartu merah yang diterima Cavani menjadi sorotan, penyerang Paris Saint-Germain itu terlebih dahulu mendapatkan provokasi dari GonzaloJara, dan bahkan sebenarnya respon Cavani terhadap provokasi tersebut dianggap tidak berlebihan dan melewati batas, menurut martino Cavani tak sepatutnya diusir. 

"Di laga itu, kita melihat sejumlah insiden dan sejumlah kesalahan pengambilan keputusan wasit. Sangat penting untuk meninjau kembali apa yang terjadi pada Cavani," katanya.



"Anda kerap mencoba untuk mengambil keuntungan dari situasi-situasi tertentu, tapi hanya dalam batasnya. Apa yang terjadi pada laga Rabu kemarin tidak seharusnya terjadi."

"Itu juga merupakan sebuah laga yang penuh simulasi dan pelanggaran keras. Apa yang terjadi sangat patut disesalkan," demikian mantan pelatih Barcelona ini. JF/A.Od

Gerardo Martino Lebih Khawatirkan Wasit, Ketimbang Absennya Beberapa Pemain Pilar Kolombia

Konsultan HRD
Jakarta - Jelang Final Liga Champions

Barca Tim Favorit di Final Liga Champions

Final Liga Champions akhir pekan ini Barcelona akan berhadapan dengan Juventus. Dalam laga yang dihelat di Berlin tersebut memunculkan Barcelona yang menjadi tim unggulan, hal tersebut dinilai wajar, mengingat Blaugrana memiliki pemain kelas wahid seperti Lionel Messi.

Laga final Liga Champions musim ini digelar di Olympiastadium, Berlin, Jerman pada Minggu 07/06/2015 dinihari nanti.

Gelaran Liga Champions musim ini menjadi spesial buat kedua tim, dimana mereka telah memenangkan dua gelar di liga domestik, dengan demikian kedua tim sama-sama punya peluang untuk meraih treble musim ini, jadi siapapun yang memenangkan laga dinihari nanti akan menjadi eraih treble musim 2014-2015.

Barcelona musim ini begitu menakutkan dilini serangnya dimana mereka mempunyai trisula maut yang ada pada diri Messi-Suarez-Neymar. Trisula milik Barca tersebut sedang on fire dimana mereka telah mengemas 120 gol musim ini disemua kompetisi. Selain itu Barca juga memiliki gelandang-gelandang yahud macam Iniesta dan Rakitic.

Maka wajar jika penjaga gawang nomor satu Italia dan Juventus, Gianluigi Buffon berpendapat sama dengan kebanyakan pengamat jika Barca lah yang merupakan tim favorit dalam duel final Liga Champions dinihari nanti.

"Memang, sebuah tim dengan (Lionel) Messi, Neymar, dan (Luis) Suarez, ada juga juga (Andres) Iniesta di belakangnya, tak bisa tak menjadi favorit. Itu wajar dengan deretan para pemain itu," kata Buffon di Football Italia.

Barca Tim Favorit di Final Liga Champions

Konsultan HRD
Jakarta AQUA Danone Nations Cup, Penentuan Wakil Indonesia di Maroko Tinggal Selangkah Lagi, Putaran Final Nasional AQUA Danone Nations Cup (AQUADNC) 2015 resmi dibuka pagi tadi (Sabtu 6/6 2015). Pada rangkaian pertandingan yang berlangsung tanggal 6-7 Juni 2015 di Stadion Soemantri Brodjonegoro ini, semangat, kekompakan, dan keakraban begitu terasa. 

Nuansa sportivitas ditekankan oleh Danone AQUA, selaku penyelenggara kepada 16 tim finalis yang bertanding untuk merebut satu tiket sebagai  delegasi Indonesia di Final Dunia Danone Nations Cup (DNC) 2015 yang akan diadakan di Maroko, Oktober mendatang.

“Kami mengucapkan selamat bertanding untuk semua anak-anak Indonesia yang berani mewujudkan mimpi. Perjalanan kalian masih panjang, jadi apapun hasilnya, jangan berhenti di sini. Ingatlah kalian yang hadir di sini adalah pemenang karena berhasil mencapai Final Nasional lewat kegigihan dan kerja keras kalian. Sekali lagi selamat bertanding, bersenang-senanglah, - dan tetap semangat serta menjujung tinggi nilai sportivitas!” ujar Brand Director Danone AQUA, Febby Intan, dalam sambutannya.

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat,
didampingi Senior Brand Manager Danone AQUA, Gistang Panutur;dan Indra Sjafri,
secara resmi membuka perhelatan Putaran Final Nasional AQUA Danone Nations Cup (6/6)
di Stadion Soemantri Brodjonegoro, Jakarta
Sebanyak 16 tim Juara Regional dari seluruh Indonesia beraksi untuk merebut Juara AQUADNC 2015 dan tiket menuju Final Dunia DNC 2015 di Maroko, bulan Oktober mendatang.
Antusiasme juga ditunjukkan oleh Jacksen F. Tiago, Pelatih AQUADNC 2015, yang menghadiriputaran Final Nasional AQUADNC 2015 tersebut. “Saya tidak sabar melihat kejutan dari anak-anak Indonesia yang penuh potensi tahun ini. Mereka punya modal untuk menjadi pemain profesional di masa depan.Talenta mereka sangat luar biasa. Saat mendampingi AQUADNC Garuda Muda ke Brasil tahun lalu, mereka bisa mengalahkan negara-negara yang dikenal tangguh di dunia sepakbola, saya yakin tahun ini di Maroko, AQUADNC Garuda Muda bisa menorehkan kembali prestasi hebatnya,” ujar Jacksen.

Indra Sjafri, mantan pelatih tim nasional Indonesia U-19 yang juga pemerhati pembinaan sepakbola usia dini, menyatakan, “Saya sangat mengapresiasi AQUADNC yang secara konsisten telah dihadirkan dari tahun ke tahun sebagai pilar pembinaan sepakbola usia dini. Semoga di tahun-tahun mendatang kita bisa melihat anak-anak Indonesia yang berani mewujudkan mimpi ini menjadi pilar sepakbola Indonesia.”

Dari total tim yang berpartisipasi pada AQUADNC 2015 yaitu 9.000 tim, akhirnya terpilih 16 tim yang mewakili 34 provinsi di Indonesia. 16 tim tersebut pada final nasional terbagi dalam empat grup, yaitu:

          GROUP A                                                         GROUP B
SBB K3 Asahan SUMUT                                   SSB  Legend Hijau Jabar 1
SSB Oemar Bakrie BALI                                   SSB  Campus Star Sumbar
SSB Citra Raya JABAR 2                                  SSB   Abadi Putra Sulsel 2
SSB 113 Pana Enrekang SULSEL 1                  SSB  Mimika United Papua


        GROUP C                                                          GROUP D
SSB Maehanu MALUKU                                   SSB  Kukusan DKI 2
SSB Batu Agung KALSEL                                 SSB  Putra Krung Mane Aceh
SSB Pop JATENG                                              SSB  Banteng Muda Jatim
SSB Mandiri Soccer DKI 1                                 SSB  Tanjung Uma Kepri

Pertandingan Final perebutan Juara Nasional AQUADNC 2015, akan berlangsung pada Minggu pagi (7/6 2015) di Stadion Soemantri Brodjonegoro, Jl.H.R Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan.  Fix

AQUA Danone Nations Cup, Penentuan Wakil Indonesia di Maroko Tinggal Selangkah Lagi

Konsultan HRD
Jakarta - Jelang Final Liga Champions

Barca Waspadai Serangan Balik Juve

Akhir pekan ini Barcelona akan berhadapan dengan Juventus dalam laga final ajang Liga Champions. Blaugrana akan mewaspadai La Vecchia Signora yang berpotensi menjungkalkan mereka melalui serangan balik nan mematikan.

Juventus sangat berbahaya dalam melakukan serangan balik, ini terbukti ketika mereka menjungkalkan Real Madrid di babak semifinal. Bukti sahihnya terjadi ketika di leg pertama Juve mengkandaskan Los Blancos dengan skor 2-1, salah satu gol yang tercipta pada laga tersebut adalah gol penalti Tevez dimana hadiah penalti tersebut merupakan hasil dari serangan balik yang cepat.

Kala itu Tevez diganjal oleh Carvajal, setelah Tevez berhasil merangsek kedalam kotak penalti melalui serangan balik yang cepat hingga wasit menunjuk titik putih.

Begitupun pada laga di leg kedua, Juve berhasil mencetak gol lewat serangan balik yang cepat namun di leg kedua ini Morata lah yang menjadi pahlawan kemenangan Juve.

Palang pintu Barca Gerard Pique pun mengetahui senjata Juve ketika menundukan Madrid di semifinal  dan dia mengatakan bahwa Barca akan bermain lebih waspada dalam mengantisipasi serangan balik yang cepat dari Juve.

"Saya pikir kami akan melakukan penguasaan bola, dan mereka akan melacarkan serangan balik," kata Pique di Football Italia.

"Mereka mempunyai pemain yang bisa berlari dari satu sisi ke sisi yang lain dengan sangat cepat, dan saya tak hanya membicarakan Carlos Tevez dan Alvaro Morata."

"Kami akan bagus saat melakukan penguasaan bola, tapi tim asal Italia itu bisa bertahan. Kami melihatnya di Bernabeu dan kami tahu mereka bisa melakukannya," imbuhnya. JF/A.Od

Barca Waspadai Serangan Balik Juve

Konsultan HRD
Jakarta - AQUA Danone Nations Cup 2015 Masuki Tahap Grup Final Nasional, 4 Juni 2015- Pergelaran festival sepakbola anak usia 10-12 tahun terbesar di Indonesia, AQUA Danone Nations Cup (AQUADNC) 2015 memasuki tahap final nasional. Sebanyak 16 tim yang berhasil lolos dari Putaran Final Regional yang diselenggarakan di 13 regional di seluruh Indonesia hari ini berkumpul di Jakarta untuk melakukan undian grup Final Nasional AQUADNC 2015. 

Final Nasional yang akan berlangsung di Stadion Soemantri Brodjonegoro, Jakarta tanggal 6-7 Juni 2015 ini akan menentukan siapakah tim yang akan menjadi Juara Nasional AQUADNC 2015 yang kemudian menjadi delegasi Indonesia dalam Final Dunia Danone Nations Cup 2015 di Maroko, Oktober mendatang.

Antusiasme anak-anak Indonesia terus bertambah besar seiring perjalanan AQUADNC yang telah hadir di tengah-tengah mereka selama 13 tahun. Penyelenggaraan AQUADNC 2015 yang tahun ini kembali memperluas jangkauan hingga ke 34 provinsi di Indonesia, telah berhasil merangkul lebih dari 100.000 anak yang ingin mewujudkan mimpinya bermain sepakbola untuk negara di kancah internasional.

Deputi IV Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (RI), Djoko Pekik Irianto, dalam pidatonya di konferensi pers di Hotel JW Marriott, Jakarta menyatakan kegembiraan dan dukungannya akan penyelenggaraan putaran Final Nasional di Jakarta ini. “Saya sangat senang melihat Danone AQUA berhasil mengumpulkan anak-anak Indonesia yang sangat berbakat di sepakbola pada hari ini. Dalam kesempatan ini juga saya mewakili pemerintah Republik Indonesia menyatakan dukungan penuh kepada komitmen Danone AQUA yang telah menyelenggarakan AQUADNC sebagai pilar pembinaan sepakbola usia dini, untuk menelurkan bakat-bakat baru yang akan menjadi pendongkrak prestasi sepakbola Indonesia di masa depan. Selamat berjuang, anak-anakku sekalian, selamat bermain, semoga kalian bersenang-senang serta mendapatkan banyak pengalaman berharga.”

Jacksen F. Tiago, mantan pelatih Persipura yang kembali ditunjuk menjadi pelatih tim AQUADNC 2015 secara terpisah menyatakan antusiasmenya dan melihat AQUADNC 2015 ini sebagai wadah bagi bangsa Indonesia untuk menemukan pilar-pilar sepakbola di masa depan. “Saya yakin dengan kemampuan anak-anak Indonesia dalam sepakbola, terbukti tahun lalu di Brazil, tim AQUADNCGarudaMuda bisa bersaing dengan tim dari negara-negara yang jago bola dan akhirnya menjadi peringkat 7 dari 32 negara peserta.Jadi, saya ucapkan kepada para finalis selamat bersenang-senang, selamat bertanding dan nikmatilah setiap pertandingannya. Perjuangan kalian masih panjang dan tak berhenti di sini, jadi apapun hasil di Final Nasional, terus pacu dirimu untuk wujudkan mimpi!”

Di acara yang sama, VP Marketing PT Tirta Investama, Marjorie Garrovillo menyatakan, “Kami menegaskan komitmen kami terhadap anak-anak Indonesia dengan menyelenggarakan AQUADNC dalam 13 tahun berturut-turut. Sangat menggembirakan melihat antusiasme tanpa surut ditunjukkan oleh anak-anak Indonesia terhadap AQUADNC. Kami mengucapkan selamat bagi para finalis AQUADNC 2015 yang telah hadir di Jakarta dari berbagai daerah. Semoga beruntung di Final Nasional AQUADNC 2015!”

Brand Director Danone AQUA, Febby Intan, menambahkan, “Saya mengikuti perjalanan para juara yang hadir di sini untuk merebutkan siapa yang pantas menjadi Juara AQUADNC 2015 sejak awal. Kami sangat senang dan tertantang melihat semangat dan usaha mereka mengejar mimpi untuk membela Indonesia di Final Dunia DNC 2015. Optimisme mereka memberi harapan akan masa depan sepakbola Indonesia yang lebih baik dan berprestasi. Selamat kepada para Juara Regional atas perjuangan mereka yang luar biasa. Wujudkan mimpi kalian di sini.”

“AQUADNC memiliki peran yang penting dalam perjalanan saya mewujudkan mimpi menjadi pemain sepakbola profesional. Festival ini membuat saya bisa mencicipi atmosfer kompetisi dan kemudian mengolahnya untuk menjadi motivasi,” ujar Dedi Kusnandar, gelandang Persib yang merupakan alumnus AQUADNC.Sementara itu Ponaryo Astaman, gelandang berpengalaman Indonesia dan PSM Makassar, yang juga hadir dalam pengundian grup Final Nasional AQUADNC 2015 mengutarakan antusiasmenya, “Sebuah pengalaman yang menyenangkan melihat anak-anak Indonesia yang begitu bersemangat dan mencintai sepakbola berkumpul di sini. Mereka beruntung sekali karena memiliki AQUADNC yang menjadi sarana mereka mengasah skill dan mentalitas mereka yang pastinya akan menjadi bekal dalam perjalanan mereka mewujudkan mimpi.”

Berikut hasil pengundian grup Final Nasional AQUADNC 2015:

GROUP A    GROUP B    GROUP C    GROUP D
SBB K3 Asahan SUMUT    SSB Legend Hijau JABAR 1    SSB Maehanu MALUKU    SSB Kukusan DKI 2
SSB Oemar Bakrie BALI    SSB Campus Star SUMBAR    SSB Batu Agung KALSEL    SSB Putra Krung Mane ACEH
SSB Citra Raya JABAR 2    SSB Abadi Putra SULSEL 2    SSB Pop JATENG    SSB Banteng Muda JATIM
SSB 113 Pana Enrekang SULSEL 1    SSB Mimika United PAPUA    SSB Mandiri Soccer DKI 1    SSB Tanjung Uma KEPRI. FIX

AQUA Danone Nations Cup 2015 Masuki Tahap Grup Final Nasional

Konsultan HRD
Jakarta - Jelang Final Coppa Italia

Lazio Targetkan Melangkah Lebih Jauh

Roma – Lazio menampilkan permainan yang apik musim ini, bahkan mungkin sudah melampaui harapan. Pasukan Stefano Pioli bahkan bisa menembus babak final Coppa Italia dan memastikan akan berkiprah di Liga Champions musim depan, namun mereka ingin melaju lebih jauh dengan mengangkat trofi Coppa Italia musim ini.

Lazio pada musim ini melaju diluar prediksi, dimana pada awal musim Lazio diperkirakan akan kesulitan utnuk bersaing dengan tim-tim mapan diluar Juventus dan AS Roma macam Napoli, Inter, Fiorentina ataupun Milan.

Akan tetapi sejalan dengan bergulirnya kompetisi mereka justru tampil lebih baik dari tim-tim tersebut. Pasukan Stefano Pioli kini mempati urutan tiga di klasemen sementara dan masih bersaing dengan Roma yang berada diatasnya, dengan demikian Lazio punya peluang yang besar untuk merebut tiket Liga Champions. Mereka unggul tiga poin dari Napoli yang berada diurutan empat, dan jika dua sisa laga mereka meraih hasil positif maka aman di tiga besar.

Dilain pihak Lazio berpeluang menutup musim ini dengan trofi Coppa Italia, jika seandainya mereka bisa mengalahkan Juventus di Stadion Olimpico Kamis 21/05/2015 dinihari nanti. 

Sejak ditunjuk manajemen Lazio di musim ini Pioli berharap besar pada anak asuhnya, dia juga berharap bahwa timnya dapat melaju lebih jauh dan jika berhasil melewati tiga partai terakhirnya menurut dia adalah penegasan kesuksesan timnya tersebut.

 "Saya berharap begitu sejak sangat awal, sejak momen saya bertemu para pemain. Kami harus menunggu selama enam atau tujuh bulan dari Piala Dunia, tapi potensi di dalam skuat tampak jelas," katanya dikutipFootball Italia.

"Kami bekerja demi mencapai target-target ini, yakni ke final Coppa Italia dan menjadi penantang dalam perburuan kelolosan Liga Champions. Menggembirakan rasanya kami di sini dan kami ingin terus melaju sampai titik paling akhir."

"Aman untuk mengatakan Lazio tampil di atas dan melampaui harapan. Tapi musim belum berakhir. Masih ada tiga pertandingan yang akan menentukan masa depan kami," ujar eks pelatih Palermo dan Bologna ini. JF/A.Od


Lazio Targetkan Melangkah Lebih Jauh

Konsultan HRD
Jakarta - Jelang Final Coppa Italia

Tekad Juventus Akhiri Penantian 20 Tahun Gelar Coppa Italia

Roma - Juventus telah lama menantikan gelar juara Coppa Italia, oleh karena itu demi gelar yang sudah dinantikan Pasukan Allegri akan berjuang habis-habisan di laga final Coppa Italia dinihari nanti.

Juventus akan meladeni Lazio di laga final Coppa Italia yang akan digelar di Stadion Olimpico pada Kamis 21/05/2015 dinihari nanti. 

Gelar juara Coppa Italia merupakan gelar yang sudah lama dinantikan oleh Si Nyonya Tua bersama Juventini. Terakhir kali Bianconeri mengangkat trofi Coppa Italia terjadi pada musim 1994-1995 atau pada 20 tahun yang lalu.

Dalam kurun 10 tahun terakhir Juventus hanya satukali mencapai babak final Coppa Italia, yaitu pada musim 2011-2012 silam, namun mereka puas sebagai runner up karena Bianconeri dihajar 0-2 oleh Napoli yang menjadi kampiun pada saat itu.

Kesempatan untuk mengakhiri puasa gelar Coppa Italia selama 20 tahun, kini hadir bagi Bianconeri. Pada laga final ini Bianconeri sepertinya akan tampil ngotot demi meraih gelar Coppa Italia, walaupun mereka akan memainkan Final Liga Champions kontra Barcelona, fokus Juve sekarang ini hanya untuk Coppa Italia.

"Ini adalah final spesial karena ini adalah piala yang sudah bertahun-tahun tidak kami menangi," ujar bek Juve Giorgio Chiellini dalam konferensi pers jelang laga final Coppa Italia, Selasa (19/5/2015), seperti dikutipESPN FC.

"Saya sudah ada di Juve selama 10 tahun dan kami hanya tampil sekali di final, dan kami masih belum bisa melupakan kekalahan itu."

"Kami bekerja keras untuk sampai ke sini, jadi ini adalah trofi yang sangat ingin kami raih. Bahkan jika fans tidak setuju, pikiran kami hanya tertuju pada pertandingan besok," katanya menegaskan. JF/A.Od

Tekad Juventus Akhiri Penantian 20 Tahun Gelar Coppa Italia

Konsultan HRD
Konsultan SDM
New Jakarta Forum: Sepakbola