Social Items

Showing posts with label Militer. Show all posts
Showing posts with label Militer. Show all posts
Jakarta Forum - Cegah Narkoba, Jajaran Kodim 0503/JB Mendadak Ditest Urin, Hasilnya Ternyata..Guna mencegah penggunaan narkoba dan obat obatan terlarang di lingkungan Kodim 0503/JB, Jum'at pagi (30/09), secara mendadak seluruh jajaran Kodim Jakarta Barat dari mulai Dandim kebawah tanpa terkecuali wajib melakukan test urine.

Setelah apel pagi dan saat akan melakukan olah raga seluruh personil diminta satu per satu antri untuk diambil sample urine dan di test apakah ada kandungan narkoba atau tidak.


Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Dandim 0503/JB Letkol Inf. Wahyu Yudhayana yang diperiksa paling awal urinnya untuk memberikan contoh dan menekankan pada jajarannya agar jangan sekali kali terlibat ataupun menggunakan narkoba.

"Test urine mendadak ini adalah merupakan shock terapy bagi jajarannya agar jangan sampai ada anggota saya yang menggunakan narkoba." tegas Dandim

"Perintah Panglima TNI sudah jelas dan tegas bahwa tidak ada ampun bagi anggota yang terbukti kedapatan memakai narkoba, hukumannya tidak main main yaitu sangsi tegas berupa pemecatan." ungkapnya

"Narkoba merupakan musuh bersama saat ini. Dengan test urine ini juga dapat menyakinkan pada masyarakat bahwa TNI juga anti akan narkoba, disamping itu juga untuk mengukur sejauh mana hasil pembinaan terhadap personil. Test urine ini akan dilakukan secara terus menerus dan berkala." pungkas Dandim.

Sementara itu setelah semua personil ditest urinnya, ternyata hasilnya negatif. (Dn/Jf)

Cegah Narkoba, Jajaran Kodim 0503/JB Mendadak Ditest Urin, Hasilnya Ternyata...

Konsultan HRD
Jakarta Forum - Galang Sinergi, Kodim 0503/JB Kirim Bantuan Bagi Korban Banjir Garut. Dengan menggandeng Pemuda Panca Marga (PPM) dan berbagai unsur masyarakat di Wilayah Jakarta Barat, Kodim 0503/JB mengirimkan satu truk bantuan bagi korban banjir bandang dan tanah longsor Garut Jawa Barat. Bantuan tersebut diantar langsung ke Garut oleh 10 orang anggota PPM dan 3 orang anggota Kodim.

Bantuan yang dikirim terdiri dari obat obatan, susu, makanan bayi, peralatan mandi, kebutuhan khusus wanita, selimut, pakaian layak pakai dan sembako.


Saat pemberangkatan bantuan di Aula Kodim, Jum'at (30/09), Dandim 0503/JB Letkol Inf. Wahyu Yudhayana menyatakan, ini adalah wujud kepedulian kami kepada korban banjir dan tanah longsor di Garut. Kami dari Kodim bersinergi dengan unsur masyarakat yang digerakan oleh PPM sehingga berhasil mengumpulkan bantuan untuk segera disalurkan kepada yang membutuhkan.

"Ini adalah kali kedua Kodim 0503/JB mengirimkan bantuan ke Garut. Bantuan pertama  dikirim pada awal terjadi bencana banjir berupa pengiriman relawan yang dikoordinir oleh Koramil Taman Sari untuk membantu saudara saudara kita yang tengah tertimpa musibah di Garut." Kata Dandim

"Dengan pengiriman bantuan dari berbagai unsur ini, membuktikan bahwa komunikasi dengan berbagai unsur masyarakat yang dijalin selama ini diwilayah Kodim Jakarta Barat telah terjalin dengan baik. Untuk itu saya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang sudah berpartisipasi." pungkasnya.

Teknis pelaksanaan pendistribusian bantuan ini setelah tiba di Garut selanjutnya akan disalurkan melalui Kodim 0611/Garut, yang akan menyalurkan bantuan ini agar tepat sasaran.(Dn/Jf)

Galang Sinergi, Kodim 0503/JB Kirim Bantuan Bagi Korban Banjir Garut

Konsultan HRD
Jakarta Forum - Kabakamla resmi berpangkat Laksamana Madya TNI. Kabakamla, Laksamana Madya TNI Arie Soedewo, S.E., M.H., telah melaksanakan pelaporan kenaikan pangkatnya kepada Panglima TNI.

Kabakamla Resmi Berpangkat Laksamana Madya TNI


Kepala Badan Keamanan Laut (Kabakamla) mendapatkan kenaikan pangkat satu tingkat lebih tinggi, dan resmi berpangkat Perwira Tinggi TNI Bintang Tiga.

Kabakamla Laksamana Madya TNI Arie Soedewo, S.E., M.H., telah melaksanakan Pelaporan Kenaikan Pangkat satu tingkat lebih tinggi yang sebelumnya berpangkat Laksamana Muda TNI menjadi Laksamana Madya TNI, kepada Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo dan kepada Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Ade Supandi, S.E., M.A.P., di Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu (4/5/2016).

Kabakamla Laksamana Madya TNI Arie Soedewo, S.E., M.H., yang dilantik Presiden RI Ir. Joko Widodo pada 16 Maret  lalu, merupakan Perwira TNI Angkatan Laut, Alumni Akademi Angkatan Laut (AAL), Angkatan-28 tahun 1983. Perwira Tinggi TNI Angkatan Laut kelahiran Banjar, 1 Mei 1960 ini merupakan lulusan Lemhannas RI (PPRA) XLV tahun 2010.

kabakamla-resmi-berpangkat-laksamana-madya-tni
Sebelum menjabat sebagai Kabakamla, Perwira TNI Angkatan Laut yang memiliki gelar S-2, Magister Ilmu Hukum Universitas Brawijaya ini, pernah menjabat berbagai jabatan strategis di lingkungan TNI Angkatan Laut, antara lain:

  • Komandan KRI Beruang-652 tahun 1986,
  • Palaksa KRI Sorong-911 tahun 1992, 
  • Komandan KRI Kerapu-812 tahun 1994, 
  • Komandan KRI Abdul Halim Perdanakusuma-855 tahun 2001, 
  • Komandan Lanal Sabang tahun 2003,
  • Komandan Gugus Keamanan Laut Wilayah Timur (Danguskamlatim) tahun 2010,
  • Wakil Asisten Operasi Kasal tahun 2011,
  • Komandan Gugus Tempur Laut wilayah Timur (Danguspurlatim) tahun 2011,
  • Komandan Lantamal VI Makasar tahun 2013,
  • Koordinator Staf Ahli (Koorsahli) Kasal tahun 2015 dan 
  • Menjabat sebagai Asisten Operasi Kasal sejak bulan Agustus tahun 2015.

kabakamla-resmi-berpangkat-laksamana-madya-tni

Selama karir militernya, Laksamana Madya TNI Arie Soedewo, S.E., M.H., telah memperoleh berbagai tanda jasa, diantaranya:
  • Bintang Yudha Dharma Nararya,
  • Bintang Jalasena Pratama, 
  • Bintang Jalasena Nararya, 
  • Satya Lencana Kesetiaan VIII, XVI, XXIV, dan XXXII, 
  • Satya Lencana GOM VII, 
  • Satya Lencana Kebaktian Sosial, 
  • Satya Lencana Dwidya Sistha, 
  • Satya Lencana Wira Dharma (Perbatasan), 
  • Satya Lencana Wira Karya, 
  • Satya Lencana Wira Nusa, 
  • Satya Lencana Dharma Samudra, serta 
  • Satya Lencana Dharma Nusa.

Di lingkungan TNI Angkatan Laut, selain Laksamana Madya TNI Arie Soedewo, S.E., M.H., terdapat tiga orang Perwira Tinggi (Pati) lainnya yang juga melaksanakan Pelaporan Kenaikan Pangkat.

Ketiga Pati tersebut yaitu, Pati Sahli Kasal Bidang Soskumdang Laksamana Pertama TNI Iwan Isnurwanto, M.A.P., M.Tr (Han), Pati Sahli Kasal Bidang Ekojemen Laksamana Pertama TNI Sutoyo, dan Pati Sahli Kasal Bidang Sumdahanneg Laksamana Pertama TNI Dri Suatmaji, M.Tr (Han).

Kabakamla resmi berpangkat Laksamana Madya TNI.

Kabakamla Resmi Berpangkat Laksamana Madya TNI

Konsultan HRD
Jakarta Forum - Kontingen Garuda Perkenalkan Kesenian Tradisional dan Kuliner di Lebanon. Prajurit TNI yang tergabung Kontingen Garuda XXIII-J/Unifil (United Nations Interim In Lebanon) atau Satgas Indobatt (Indonesian Battalion) yang tengah melaksanakan tugas sebagai misi perdamaian PBB di Lebanon dibawah pimpinan Letkol Inf Dwi Sasongko, S.E. selaku Komandan Satgas, memperkenalkan kesenian tradisional nusantara dan kuliner khas Indonesia pada acara Sector East Day yang diselenggarakan oleh Sektor Timur Unifil di Klaya, Lebanon Selatan, Senin malam (2/5/2016).

Dalam memeriahkan acara tersebut, Tim Kesenian Kontingen Garuda XXIII-J/Unifil dari Kompi A membawakan Kesenian Tradisional berupa Tarian Jaranan dari Jawa Timur.


Selain menampilkan kesenian budaya, pada kesempatan ini juga menggelar stand Indobatt yang menyajikan makanan dan minuman tradisional khas Indonesia seperti klepon, risol, pisang molen, bandrek dan lain-lain.
 

Stand Indobatt ramai dikunjungi pengunjung, selain masyarakat sipil setempat ada pula pengunjung dari prajurit Unifil dari Kontingen Negara lain yang ingin merasakan nikmatnya makanan dan minuman khas Indonesia.

Selain Kontingen Indonesia turut pula Kontingen dari Negara lain seperti Nepal, India, Cina serta masyarakat Lebanon sendiri ikut serta dalam memeriahkan acara tersebut. Mereka juga menampilkan kesenian budaya serta makanan tradisional khas Negara masing-masing.

Berbaurnya antara masyarakat Lebanon dan pasukan perdamaian misi PBB Unifil yang tengah bertugas, menandakan rasa kekeluargaan yang sudah terjalin dengan akrab seakan jauh dari konflik yang ada.

Turut hadir pada acara tersebut, Komandan Sektor Timur Unifil Brigjen Juan Jesus Martin Cabrero dan para unsur dijajaran Sektor Timur Unifil serta Wadan Satgas Indobatt Mayor Inf Slamet Faozan dan Kasi Cimic Kapten Mar Hayat Tegar.

Kontingen Garuda Perkenalkan Kesenian Tradisional dan Kuliner di Lebanon

Konsultan HRD
Jakarta - Kodam Jaya, Ngabuburit Sekaligus Sosialisasi di Bantaran Ciliwung, Peduli dengan kondisi ciliwung Panglima Kodam Jaya Mayjen Agus Sutomo melakukan sosialisasi sekaligus buka bersama dengan warga bantaran sungai. Dan pada kesempatan itu pula pihak Kodam membagikan tempat sampah ke warga dengan harapan mereka tak lagi membuang sampah ke Ciliwung.

Pangdam Jaya mengatakan, dalam membangun sungai tidak cukup dalam waktu lima tahun dan biayanya bisa mencapai Triliunan rupiah. Sehingga menurutnya, anugerah yang ada di Ibukota Jakarta itu harus senantiasa dijaga agar lebih bersih dan indah.


“Tolong ya, bapak ibu, karena buang sampah di sungai itu sama dengan membiasakan kebodohan dan membuat kotor dan banjir. Kalau buang di tong sampah itu pahala,” kata Pangdam Jaya  di pinggir Sungai Ciliwung, Komplek Kalibata Indah, Rawa Jati, Kalibata, Jakarta Selatan.

Buka puasa yang diselenggarakan oleh Kodam Jaya itu sendiri didahului dengan ‘ngabuburit’ sambil membersihkan Kali Ciliwung. Selain elemen masyarakat, acara berbuka Kodam Jaya melibatkan Yayasan Budha Tzu Chi Indonesia  dan dibantu sebanyak 120 anak pramuka dari Saka Wira Kartika merupakan binaan Kodam Jaya dan beberapa elemen mahasiswa dan organisasi masyarakat seperti HMI, FKPPI.

Pangdam Jaya berpesan kepada warga agar tong sampah itu diletakan di depan rumah. Warga diminta tidak lagi membuang sampah ke kali tapi ke tong sampah yang telah diberikan. Setiap seminggu sekali akan ada petugas sampah yang telah digaji oleh Kodam Jaya yang akan mengambil sampah tersebut.(apr) Sumber: SatuNusantara.Com

Kodam Jaya, Ngabuburit Sekaligus Sosialisasi di Bantaran Ciliwung

Konsultan HRD
Jakarta - Kodim 0502 Jakarta Utara Rangkul Bikers Basmi Narkoba. Kodim 0502 Jakarta Utara bekerjasama dengan GMDM (Gerakan Mencegah Daripada Mengobati) rangkul komunitas Bikers, pelajar dan mahasiswa  di Jakarta untuk ber-sama-sama berantas Narkoba.

Acara yang digelar di Makodim Jakarta Utara ini selain mengajak masyarakat jauhi Narkoba juga digelar teatrikal bahaya narkoba sekaligus pemecahan rekor Nasional pemasangan 2015 spanduk anti Narkoba sesuai Tahun acara 2015.Dandim 0502 Jakarta Utara Letkol Arm Stefie Jantje Nuhujanan  mengatakan..TNI bersama masyarakat akan terus ikut serta dalam membasmi peredaran Narkoba di Indonesia. Narkoba adalah musuh utama bangsa terutama anak-anak muda tombak utama adalah pemuda dan TNI akan terus mendukungnya. 

  
Staf GMDM Ivan Flobamora turut prihatin dengan semakin maraknya peredaran Narkoba sehari 70 orang masyarakat Indonesia mati karena Narkoba, kalau sebulan sudah berapa orang yang mati sia-sia ? GMDM akan terus lakukan penyuluhan dan memantau peredaran Narkoba, setiap tahun kita juga selalu peringati Hari Anti Narkoba (HANI) agar masyarakat akan terus ingat dengan bahayanya narkoba.         
                                      
GMDM sendiri adalah organisasi yang dibentuk berdasarkan masyarakat yang anti Narkoba. Organisasi yang dibentuk tahun 2008 ini yang diketuai oleh Jefry Tambayong sudah banyak melakukan kegiatan sosial terutama sosialisasi bahaya Narkoba di masyarakat.GMDM juga sudah tersebar di beberapa daerah yang anggotanya dari berbagai lapisan masyarakat.
                                         
Memang sampai sekarang pemerintah masih setengah hati dalam membasmi narkoba, padahal sudah ribuan masyarakat Indonesia meninggal sia-sia karena narkoba.akankah Indonesia bisa terlepas dari bahaya narkoba kalau pemerintahnya sendiri tidak peduli?Basmi terus peredaran narkoba, Narkoba Adalah Musuh Utama Bangsa. (Hidayat Nur)

Kodim 0502 Jakarta Utara Rangkul Bikers Basmi Narkoba

Konsultan HRD
Jakarta - Jenderal Moeldoko Tegaskan Nota Protes Kepada Malaysia. Panglima TNI Jenderal Moeldoko menegaskan telah menyampaikan laporan data pelanggaran pesawat Malaysia yang menerobos masuk ke wilayah udara RI di Kepualaun Ambalat.

Sebelumnya dikabarkan, nota protes Indonesia ke Malaysia belum bisa ditindaklanjuti karena permasalahan data tersebut. “Beliau sudah tanya sama saya. Sudah kita buat laporan kepada Menkopolhukam dan nanti dilanjutkan ke Menlu,” kata Moeldoko di Gedung DPR RI, Jakarta, Senin (22/6).

Panglima TNI Jenderal Moeldoko

Menurut Moeldoko, setelah data tersebut diterima Pemerintah RI, Kementerian Luar Negeri akan segera menindaklanjutinya dengan mengajukan nota protes selanjutnya. “On progress prosesnya,” tegas dia.

Panglima mengaku sedang mencari solusi dari aksi penerobosan yang kerap dilakukan Malaysia. Salah satu cara yang akan dia tempuh adalah dengan meningkatkan koordinasi dengan pemerintah Malaysia. “Nanti saya bisa bicara lagi dengan Panglima Diraja Malaysia untuk bisa saling memahami posisi masing-masing,” tegas dia.

Moeldoko kembali menegaskan bahwa sikap Indonesia yang telah menyampaikan nota protes terhadap Malaysia saat ini dirasa sudah cukup. “Nota protes dari Menlu cukup,” tegas dia.

Sebelumnya, banyak pesawat asing yang melanggar wilayah Indonesia. Hal ini dapat diketahui dengan radar milik TNI AU di perbatasan Malaysia dan Indonesia itu. Kebanyakan pesawat yang masuk itu milik Malaysia.

Dari evaluasi TNI diduga memang ada unsur kesengajaan pesawat asal Malaysia itu untuk masuk dan melihat wilayah Indonesia, sekaligus memantau wilayah sengketa, Ambalat. Sembilan pesawat asing tercatat memasuki wilayah Indonesia selama bulan Januari hingga Mei 2015. Bukan hanya pesawat penerbangan sipil tanpa identitas, tetapi juga pesawat-pesawat militer milik negara tetangga dan pesawat tanpa awak.(HN)

Jenderal Moeldoko Tegaskan Nota Protes Kepada Malaysia

Konsultan HRD
Konsultan SDM
New Jakarta Forum: Militer